DENPASAR- Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) melepas 63 calon wisudawan dalam Pelepasan Sarjana ke-48 yang berlangsung di Auditorium Redha Gunawan, kampus setempat, Selasa (4/8). Momen ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik para mahasiswa sekaligus awal pengabdian mereka di tengah masyarakat sebagai lulusan FIS UPMI.
I Made Mahardika, S.Pd., M.Si., Wakil Dekan FIS selaku ketua panitia pelepasan, menyampaikan bahwa Pelepasan Sarjana merupakan agenda akademik yang menandai selesainya seluruh proses pendidikan sesuai ketentuan perguruan tinggi.
Pada tahun ini, 63 calon wisudawan berasal dari Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Sejarah, dan Pendidikan Ekonomi. Untuk mahasiswa reguler, rata-rata masa studi ditempuh dalam waktu 8,2 semester, sementara mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) mampu menyelesaikan studi dalam waktu empat hingga enam semester.
Prestasi akademik para lulusan juga menjadi kebanggaan fakultas. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada pelepasan sarjana kali ini mencapai 3,93, menunjukkan dedikasi dan kerja keras mahasiswa selama menempuh pendidikan.
“Selain itu, seluruh rangkaian acara didukung oleh mahasiswa aktif FIS yang bertugas sebagai pembawa acara, dirigen, penari, hingga tim pendukung lainnya, sehingga pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan nuansa kekeluargaan dan kolaboratif,” jelasnya.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Dra. Ni Luh Putu Tejawati, M.Si., menyampaikan rasa bangga atas capaian akademik maupun prestasi yang telah diraih para mahasiswa selama menempuh pendidikan di FIS UPMI. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa yang didukung dosen, tenaga kependidikan, dan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan juga mengungkapkan kegembiraannya setelah mencermati hasil angket yang disebarkan kepada para calon wisudawan. Seluruh responden menyatakan tetap bersedia menjalin komunikasi dan hubungan dengan almamater melalui berbagai kegiatan setelah lulus. Komitmen tersebut, menurutnya, menjadi modal penting bagi penguatan jejaring alumni sekaligus pengembangan berbagai program kampus, termasuk kegiatan peningkatan kapasitas diri.
“Hubungan dengan almamater tidak berhenti ketika mahasiswa diwisuda. Justru setelah lulus, alumni juga menjadi bagian penting dari perjalanan dan perkembangan fakultas,” ungkapnya.
Pada Pelepasan Sarjana ke-48 ini, Fakultas Ilmu Sosial juga memberikan apresiasi kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi. Predikat lulusan terbaik Program Studi Bimbingan dan Konseling diraih diraih Ni Kadek Linda Dwiyanti. Terbaik Program Studi Pendidikan Sejarah dicapai Ni Ketut Meita Iswari, dan terbaik Program Studi Pendidikan Ekonomi adalah Ni Putu Srinadi Dewi. (HUMAS)
