Dosen Didorong Tak Berhenti di Artikel, Kejar Jurnal Internasional Q1

DENPASAR – Menulis artikel ilmiah saja belum cukup. Tantangan berikutnya adalah membawa karya tersebut menembus jurnal internasional bereputasi, khususnya yang berada pada kuartil pertama (Q1). Semangat inilah yang menjadi fokus Workshop Penulisan Artikel Submit to Journal International Q1 (PASTI-Q1) Tahun 2026 yang digelar Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan melalui Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan bekerja sama dengan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali.

Workshop berlangsung 15–18 September 2026, dengan kegiatan utama di Auditorium Redha Gunawan, kampus UPMI Bali, Denpasar. Sebanyak 75 peserta dari 63 perguruan tinggi se-Indonesia mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga menjalani pendampingan dan bedah artikel secara berkelompok bersama tim fasilitator.

Beginilah suasana diskusi kelompok Peserta Workshop Penulisan Artikel Submit to Journal International Q1 (PASTI-Q1) Tahun 2026

Berbicara di hadapan peserta sebelum membuka acara, Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Prof. Dr. rer. pol. Heri Kuswanto, M.Si., mengatakan tantangan publikasi internasional masih cukup besar. Dalam setahun, lebih dari 70 ribu artikel dihasilkan dari perguruan tinggi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, ditargetkan 27 persen di antaranya mampu menembus jurnal internasional, khususnya Scopus Q1.

Menurut Heri, target tersebut membutuhkan dukungan dan upaya bersama. Karena itu, workshop PASTI-Q1 tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis penulisan, tetapi juga memberikan pendampingan agar artikel yang dihasilkan peserta memiliki peluang lebih besar untuk dipublikasikan pada jurnal yang dituju.

Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Prof. Dr. rer. pol. Heri Kuswanto, M.Si., membuka Workshop Penulisan Artikel Submit to Journal International Q1 (PASTI-Q1) Tahun 2026

Sementara itu, Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., mengaku senang UPMI dipercaya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kehadiran workshop tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga membawa dampak lebih luas terhadap semangat menulis dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus.

“Kami tentu senang mendapat kepercayaan untuk menggunakan UPMI sebagai tempat acara. Dan kami siap bekerja sama dengan Dirjen Risbang untuk kegiatan seperti ini. Harapannya ya… kegiatan seperti ini benar-benar berdampak, bukan hanya bagi peserta, tetapi juga bagi tumbuhnya semangat kepenulisan di kampus,” ujar Prof. Suarta.

Dalam sambutannya secara daring melalui Zoom, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., juga mendorong peserta untuk menjaga hubungan setelah workshop berakhir. Peserta diharapkan tetap saling terhubung untuk berkomunikasi, berbagi ilmu, bertukar pengalaman, dan memperluas jejaring. Bahkan, ia berharap suatu saat para peserta tidak lagi hadir sebagai peserta, tetapi dapat kembali terlibat bersama Direktorat sebagai pemateri dan berbagi pengetahuan dengan akademisi lainnya. (HUMAS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *