Bola Boleh Jatuh, Semangat Jangan

*Rektor UPMI Buka Turnamen Voli UPMI Cup I

BADUNG – “Bola boleh jatuh, tapi semangat tidak boleh luntur.” Pesan itu menjadi penegas dalam sambutan Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum. saat membuka Turnamen Bola Voli UPMI Cup I, yang digelar oleh UKM Bola Voli UPMI Bali, Sabtu 18 April lalu di GOR Putra Sibang Gede, Abiansemal, Badung.

Bagi Rektor, lapangan bukan sekadar arena pertandingan, tetapi ruang belajar tentang kerja sama, daya juang, dan sportivitas. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kampus tidak hanya berfungsi sebagai tempat mengejar nilai akademik.

“Di lapangan ini kita belajar arti kerja sama, pantang menyerah, dan sportivitas,” ujarnya sembari mengapresiasi kehadiran pelajar SMA/SMK se-Bali dalam turnamen ini sebagai bagian dari upaya menumbuhkan bibit atlet voli sejak dini.

Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum.

Rektor turut menitipkan tiga pesan penting kepada para peserta. Pertama, tampilkan kemampuan terbaik—smash sekeras mungkin dan blok setinggi mungkin. Kedua, jaga sportivitas, karena lawan di net sejatinya adalah teman di luar pertandingan. Ketiga, utamakan keselamatan dan persaudaraan.

“Piala bisa diganti, tapi cedera dan retaknya pertemanan jangan sampai terjadi,” pesannya.

buatkan kutipan dua paragraf, Rektor Umi Bali menyampaikan info tentang program beasiswa skss dan gerakan peduli sampah sebagai program gubernur, saat membuka kompetisi bola voli Rektor Cup.

“Melalui momentum Rektor Cup ini, kami ingin menegaskan bahwa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia tidak hanya berfokus pada prestasi akademik dan olahraga, tetapi juga membuka akses pendidikan yang lebih luas melalui program Beasiswa SKSS. Program ini kami hadirkan sebagai bentuk komitmen kampus untuk mendukung mahasiswa berprestasi maupun yang membutuhkan, agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan dengan layak dan berkualitas.”

“Selain itu, kami juga mengajak seluruh civitas akademika untuk turut ambil bagian dalam Gerakan Peduli Sampah yang sejalan dengan program Gubernur. Kesadaran menjaga lingkungan harus dimulai dari lingkungan kampus, termasuk dalam setiap kegiatan seperti Rektor Cup ini. Kami berharap, semangat sportivitas yang terbangun juga diiringi dengan kepedulian terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.”

Pada kesempatan tersebut Rektor juga menyampaikan bahwa melalui momentum Rektor Cup, kampus tidak hanya berfokus pada pengembangan prestasi akademik dan olahraga, tetapi juga memperkuat komitmen dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas melalui program Beasiswa satu keluarga satu sarjana (SKSS).

“Program ini dihadirkan pemerintah provinsi Bali sebagai bentuk dukungan nyata bagi mahasiswa berprestasi maupun yang membutuhkan, agar tetap dapat melanjutkan pendidikan secara layak dan berkualitas..,” ujarnya

Selain itu, Rektor juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh civitas akademika dalam mendukung Gerakan Peduli Sampah yang menjadi prioritas program Gubernur Bali. Ia mengajak semua pihak untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan, memilah dan mengolah sampah, dimulai dari lingkungan kampus hingga dalam setiap kegiatan.

Turnamen Bola Voli UPMI Cup I y berlangsung hingga 25 April mendatang diikuti oleh berbagai sekolah dari berbagai daerah di Bali, seperti SMAN 1 Abiansemal, SMAN 1 Kuta Utara, SMAN 2 Abiansemal, SMAN 1 Blahbatuh, SMAN 1 Kediri Tabanan, SMAN 1 Sukawati, SMAN 8 Denpasar, hingga sejumlah SMK seperti SMK PGRI 3 Badung dan SMK Pariwisata Dalung.

Lebih dari sekadar perebutan hadiah jutaan rupiah, UPMI Cup I menjadi panggung bagi pelajar Bali untuk menunjukkan bahwa mereka tak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga tangguh di bidang olahraga. Turnamen ini diharapkan menjadi awal dari tradisi kompetisi yang berkelanjutan dan melahirkan atlet-atlet voli potensial di masa depan. (HUMAS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *