SEMANGAT dan kreativitas seni bakal terus mewarnai kampus Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali) dalam dua pekan ke depan. Penyebabnya apa lagi kalau bukan gelaran Tabula Rasa #2 dari Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni. Areal ruang kuliah di lantai I Gedung II disulap menjadi ruang pameran yang menghadirkan berbagai karya seni rupa.
Tabula Rasa #2 dibuka Wakil Rektor III, Dr. I Wayan Sumandya, S.Pd., M.Pd., Kamis (20/2). Selain menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam mengembangkan bakat seni, juga.
“Ruang-ruang kreatif seperti Tabula Rasa #2 memiliki peran penting sebagai ajang mahasiswa menampilkan karya terbaik mereka sekaligus berkolaborasi dengan institusi seni lainnya,” ujarnya.

Menurut Kepala Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Dr. Ni Putu Laras Purnamasari, S.Sn., M.A, Tabula Rasa #2 tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga wadah interaksi dan sinergi antarperguruan tinggi seni di Bali. Dengan partisipasi yang begitu beragam dan semangat yang tinggi, acara ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi seniman muda untuk terus berkarya dan bereksplorasi dalam dunia seni.

Saat pembuka acara, selain pameran seni rupa acara makin semarak dengan adanya fashion show yang menampilkan luaran karya produk Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) antara PSR UPMI Bali dengan Desain Mode IDB pada mata kuliah Desain Tekstil. Menampilkan ragam busana inovatif yang memadukan estetika modern dan unsur budaya lokal, pertunjukan ini berhasil menarik antusiasme para pengunjung.

Turut ditampilkan pertunjukan seni kontemporer yang spontan dan interaktif sebagai Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Himpunan Mahasiswa Program Studi Seni Pertunjukan ISI Denpasar dengan tugas akhir Batik, mahasiswa PSR UPMI Bali. Perpaduan antara seni rupa, desain, dan seni pertunjukan menciptakan suasana dinamis yang memberikan pengalaman seni yang mendalam bagi pengunjung yang hadir. (BAGUS)