* Nilai Pelaksanaan Riset Jagung Berbasis Inovasi Hayati
DENPASAR – Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali) menerima kunjungan tim asesor Hibah Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB), Rabu 4 Februari lalu. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka asesmen pelaksanaan Program RIKUB multiyears Tahap I Tahun 2025.
Dua asesor yang hadir yakni Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, M.Si. dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang dan Achmad Syafiuddin, S.Di., M.Phil., Ph.D. dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surabaya. Keduanya meninjau langsung kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh tim konsorsium lintas perguruan tinggi.
Tim peneliti yang terlibat dalam riset ini diketuai oleh Prof. Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si. dari Universitas Mahasaraswati Denpasar, dengan anggota peneliti Prof. Dr. Drs. I Wayan Suanda, S.P., M.Si. dari UPMI Bali, Universitas Mahasaraswati Denpasar, dan Universitas Flores.
Dalam kunjungan tersebut, asesor bersama tim peneliti meninjau laboratorium rumah kaca Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UPMI Bali. Prof. Suanda menjelaskan, lokasi ini menjadi tempat pelaksanaan penelitian tanaman jagung yang memanfaatkan mikroorganisme hayati dan pupuk organik cair berbahan limbah.
“Penelitian difokuskan pada pengembangan pertumbuhan tanaman jagung melalui perlakuan jamur mikoriza, Trichoderma sp., serta pupuk organik cair yang dirancang untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Pengamatan dilakukan secara berkala untuk melihat respons pertumbuhan tanaman hingga masa panen,” jelasnya.
Dikatakan, program RIKUB ini dirancang sebagai penelitian multiyears yang dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni Tahap I tahun 2025, Tahap II tahun 2026, dan Tahap III tahun 2027. Pelaksanaan tahap selanjutnya akan dilakukan setelah pendanaan berikutnya dicairkan. (HUMAS)
