Pimpin APTISI Bali, Rektor UPMI Bali Dorong Kolaborasi dan Daya Saing PTS

DENPASAR – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Bali resmi memasuki babak kepemimpinan baru. Rektor Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., dilantik sebagai ketua APTISI Bali periode 2025–2030 dalam sebuah seremoni di Auditorium Redha Gunawan, UPMI Bali, Jumat (9/1).

Pelantikan ini menandai upaya penguatan peran perguruan tinggi swasta (PTS) di Bali di tengah tantangan mutu, relevansi, dan persaingan global pendidikan tinggi. Acara tersebut dihadiri perwakilan Gubernur Bali, Ketua Umum APTISI Pusat, Kepala LLDikti Wilayah VIII, PJ Sekda Kota Denpasar, pimpinan PTS se-Bali, serta pemangku kepentingan pendidikan tinggi lainnya.

Ketua Umum APTISI Pusat, Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., menekankan bahwa APTISI tidak boleh berhenti sebagai forum administratif. Organisasi ini, menurut dia, harus menjadi “rumah besar kolaborasi” yang mendorong sinergi, inovasi, dan tata kelola perguruan tinggi swasta agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Sejalan dengan itu, I Made Suarta menegaskan bahwa kepemimpinannya di APTISI Bali akan diarahkan pada penguatan kualitas dan kerja bersama antar-PTS. Ia menilai tantangan pendidikan tinggi ke depan menuntut kepemimpinan yang inklusif, adaptif, dan berbasis kolaborasi. “Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal komitmen bersama untuk memperkuat peran PTS di Bali agar lebih berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus APTISI Provinsi Bali periode 2025–2030 oleh Sekretaris APTISI Pusat, pengambilan sumpah janji, serta penandatanganan berita acara pelantikan oleh Ketua Umum APTISI Pusat dan Ketua APTISI Provinsi Bali. ***

Penulis: Mira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *