Sendratasik UPMI Bali Gelar Pertunjukan “Citta Nirbhana” di Art Center

DENPASAR – Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali) menggelar pertunjukan seni bertajuk Citta Nirbhana di Gedung Ksirarnawan Art Center, Sabtu (24/1). Pertunjukan ini merupakan presentasi estetis dalam rangka Ujian Akhir Semester (UAS) yang melibatkan kolaborasi lintas angkatan mahasiswa Sendratasik.

Kaprodi Pendidikan Sendratasik UPMI Bali, I Gede Gusman Adhi Gunawan menjelaskan, gelar seni Citta Nirbhana menjadi wujud sinergi pembelajaran antara mata kuliah Teknik Tata Pentas (semester III), Program Magang (semester V), dan Tari Nusantara (semester VII). Kolaborasi tersebut menghadirkan karya-karya pertunjukan yang dikemas secara terstruktur, baik dari sisi konsep, penggarapan artistik, maupun penyajian di atas panggung.

Gusman juga menegaskan bahwa Prodi Sendratasik tidak hanya berorientasi pada dunia pendidikan, tetapi juga praktik berkesenian. “Di samping konsen pada dunia pendidikan, Prodi Sendratasik juga konsen pada dunia praktisi, karena kolaborasi antara pendidikan dan praktik akan menjadi kekuatan untuk menjelajah kreativitas dalam berkesenian,” ujarnya.

Sebanyak delapan karya dipentaskan dalam acara ini, yakni Kama Sukha Pradah, Dwi Taruna, Prameswari Jagat, Ratna Mukha, Tetaman, Tabuh Sekatian Pegoyalan, Ethnova, dan Permata Nusantara. Seluruh karya berhasil menarik perhatian penonton dengan karakter dan kekuatan artistik masing-masing.

Pertunjukan ditutup dengan karya Permata Nusantara, sebuah tari medley yang menggambarkan keindahan dan keberagaman budaya Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Karya penutup ini memadukan ragam gerak, iringan musik, serta karakter tari dari berbagai daerah di Nusantara.

Rektor UPMI Bali Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.H. yang hadir membuka acara menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap ke depan pementasan seni dapat dikembangkan secara lebih luas dengan melibatkan seluruh program studi di lingkungan UPMI Bali.

“Mudah-mudahan ke depan kita bisa mewujudkan pementasan secara massal dengan melibatkan seluruh program studi, dan embrionya dimulai dari Prodi Sendratasik,” harapnya.

Penulis: Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *