IBT UPMI Bali Buktikan Kampus Bukan Sekadar Ruang Teori

DENPASAR — Inkubator Bisnis dan Teknologi (IBT) UPMI Bali membuktikan bahwa kampus bukan hanya ruang belajar teori, tetapi juga tempat lahirnya produk nyata yang siap bersaing. Hal itu terlihat saat IBT menampilkan beragam karya mahasiswa dalam pameran inovasi yang digelar 12–13 Februari 2026 lalu.

Dalam pameran tersebut, IBT UPMI Bali menghadirkan sejumlah produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan, minyak Virgin Coconut Oil (VCO), hingga minuman kopi racikan mahasiswa yang diproduksi secara mandiri. Produk-produk tersebut merupakan hasil pendampingan inkubator yang tidak hanya menekankan kreativitas, tetapi juga aspek kelayakan usaha dan potensi komersial.

Ketua IBT UPMI Bali, N Putri Sumaryani, S.P., M.M.A., mengatakan partisipasi dalam pameran ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk tampil percaya diri mempromosikan produknya.

“Inkubator Bisnis dan Teknologi adalah wadah bagi mahasiswa untuk memperkenalkan produk-produk buatannya. Tidak peduli sekecil apa pun itu, kami sangat menghargai keikutsertaan mereka. Kami berharap tidak ada mahasiswa yang malu untuk menunjukkan karyanya,” ujarnya.

Menurutnya, pameran seperti ini bukan sekadar ruang promosi, tetapi juga sarana pembelajaran kewirausahaan secara langsung. Mahasiswa dapat menguji respons pasar, membangun jejaring, sekaligus meningkatkan kualitas produk.

Selain itu, IBT UPMI Bali juga memberikan pendampingan dalam pengurusan Perizinan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) bagi produk yang telah memenuhi standar. Langkah ini dilakukan agar produk mahasiswa memiliki legalitas resmi sehingga dapat dipasarkan lebih luas dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Penulis: Padma & Ari Diantari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *