DENPASAR — Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali melepas 33 sarjana pada acara Pelepasan Sarjana ke-47 yang digelar di Auditorium Redha Gunawan, Kampus UPMI Bali, Selasa (12/8).

Ke-33 lulusan tersebut berasal dari tiga program studi, yakni 18 sarjana Bimbingan dan Konseling (BK), 3 sarjana Pendidikan Sejarah, dan 12 sarjana Pendidikan Ekonomi. Rata-rata masa studi mereka adalah 4 tahun atau 8 semester.
Untuk prodi BK, rata-rata IPK lulusan adalah 3,60 dengan IPK tertinggi 3,88. Prodi Pendidikan Sejarah mencatat rata-rata IPK 3,68 dengan IPK tertinggi 3,81. Sementara itu, prodi Pendidikan Ekonomi memiliki rata-rata IPK 3,71, dengan pencapaian tertinggi 3,99 yang diraih oleh Bagas Febriano Imanuel Hinggijata.
Ketua Panitia, I Made Mahardika, S.Pd., M.Si., mengucapkan selamat kepada para lulusan dan berharap mereka tetap menjalin silaturahmi dengan almamater. “Besar harapan setelah menjadi alumni nanti, para lulusan dapat turut mendukung membesarkan dan menjaga nama baik Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, khususnya Fakultas Ilmu Sosial, di manapun berada,” ujarnya.
Dekan FIS, Dra. Ni Luh Putu Tejawati, M.Si., menyampaikan apresiasi atas perjuangan mahasiswa yang berhasil lulus tepat waktu dengan hasil terbaik. Ia menegaskan FIS terus menyesuaikan kurikulum dengan kebijakan Merdeka Belajar, termasuk memfasilitasi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman magang di berbagai lembaga mitra kampus.
Bagas, lulusan terbaik dengan IPK 3,99, membagikan kesan selama menempuh pendidikan di UPMI Bali. Mengutip pernyataan investor dunia Warren Buffet, “The more you learn, the more you earn”, ia menekankan pentingnya belajar dan berusaha. “Selama empat tahun, saya tidak hanya kuliah, tetapi juga mengasah bakat dan kreativitas melalui kegiatan kurikuler dan nonkurikuler seperti UKM dan BEM,” katanya. (HUMAS)